Awal Berdirinya Rumah Ilmu
Bimbingan belajar rumah ilmu ini berdiri pada bulan Agustus tahun 2018. Awalnya tidak ada niat ataupun bayangan untuk mendirikan tempat bimbingan belajar di rumah sendiri. Tapi, seiiring berjalannya waktu, tanpa terasa sudah memasuki tahun ke 6 dari awal bimbingan belajar rumah ilmu ini di buka.
Bagaimana ceritanya bimbingan belajar rumah ilmu ini ada?
Setelah memutuskan untuk berhenti mengajar bimbel di luar. kesibukan keseharian saya di rumah hanyalah menjaga 3 anak kandung dan mengajarkan ketiga putra saya setiap malam. Kemudian berdatangan adik sepupu dan keponakan jadilah setiap malam mengajar 6 anak, 3 anak sendiri ditambah dengan 2 adik sepupu dan 1 lagi keponakan.
Beberapa bulan kemudian, tetangga dekat rumah ingin mengikut sertakan 2 anaknya belajar di rumah setiap malam. Setelahnya anak-anak saudara dari tetangga juga meminta anak-anaknya untuk diajarkan mengaji dan pelajaran sekolah.
Semakin hari, semakin ramai berdatangan anak-anak ke rumah ingin ikut belajar bersama. Akhirnya memutuskan untuk memberi nama tempat belajar kami ini dengan sebutan "RUMAH ILMU".
Mengapa menamainya dengan rumah ilmu?
Karena, rumah ini sangat spesial bagi saya pribadi. Di mana, rumah ini telah menjadi tempat ternyaman bagi saya dan anak-anak kandung, dimana di rumah ini, anak-anak kandung dan anak-anak didik lainnya bisa berkreasi dengan penuh kegembiraan dan belajar dengan senang hati, tanpa adanya banyak larangan-larangan. Benar -benar terasa seperti rumah yang penuh dengan ilmu, dimana terdapat perpustakaan pribadi bagi anak-anak untuk membaca. Dan dengan niat menamai rumah ini dengan sebutan rumah ilmu semoga setiap anak-anak yang datang belajar ke rumah ini betah, nyaman, dan benar-benar bisa melahap ilmu yang diajarkan.
Karena semakin hari semakin ramai berdatangan anak-anak untuk belajar, akhirnya rumah ilmu dibuka dengan jadwal belajar 3 kali dalam sehari, pagi, siang, dan malam. Dengan tujuan yang sekolah sore bisa ikut belajar di pagi hari, yang sekolah pagi bisa ikut belajar di siang hari atau malam. Alhamdulillah, Rumah ilmu ini bisa berdiri karena adanya kepercayaan daripada orangtua anak-anak didik.
Siapa saja yang mengajar di rumah ilmu?
Yang menjadi pengajar di rumah ilmu adalah saya sendiri, dan dibantu oleh suami mengajar di malam hari. Jadi, kalau pagi dan siang saya yang mengajar seorang diri, sedang malamnya mengajar berdua bersama suami.
Apa saja yang diajarkan di rumah ilmu?
Saat saya memutuskan untuk serius dalam mengajari anak-anak, saya berniat anak-anak tidak hanya pandai dalam pelajaran sekolahnya, tapi juga ilmu agamanya. Jadi yang menjadi prioritas saya dalam mengajar ada pada 3 hal, yaitu pada pelajaran sekolahnya, termasuk pr dari sekolah, dan mengaji serta menghafal Al-Qur'an/hadist pendek, dinul Islam, juga ilmu dalam pembentukan diri anak-anak, seperti bagaimana cara anak mengatasi hal-hal yang berhubungan dengan dirinya, seperti bagaimana cara dalam menghadapi bullying, cara berbicara dengan sopan, cara meminjam barang milik orang lain dan berbagai sikap yang harus anak pelajari. Karena menurut saya semua pelajaran itu sangat penting, dan pelajaran-pelajaran itulah yang saya prioritaskan di rumah ilmu.
Bagaimana dengan biaya perbulannya?
Untuk biaya lesnya ada dua kategori pilihan hari. Jadwal 3 hari dalam seminggu biaya perbulannya Rp. 100,000,- . Sedang untuk 6 hari dalam seminggu Rp. 200,000,-/bulannya. Insya Allah biaya ini masih tetap sampai kedepannya.
Bagaimana jika ada anak-anak ikut les 3 hari dalam seminggu, tapi terkadang cuma bisa hadir 1 atau 2 kali seminggu, karena jadwal pilihan les di formulir dalam seminggu terbagi 3 yaitu jadwal pertama (Senin, Selasa, Rabu) jadwal kedua (Kamis, Jum'at, Sabtu), jadwal ketiga (Senin sampai Sabtu). Sedang yang dipilih adalah jadwal 1 atau jadwal yang ke 2, jadinya ketika les di jadwal 1 cuma bisa hadir 1 kali di hari Senin sedang Selasa dan Rabu, berhalangan hadir. Dan jadwal 2(Kamis, Jum'at, Sabtu) jadwal anak les lainnya?
Jadi, kegiatan belajar di rumah ilmu ini dibuat senyaman mungkin bagi anak dan orang tua. Jika terjadi hal seperti di atas, yang hanya bisa hadir 1 atau 2, pada pilihan jadwal 1 dan 2, maka sisa harinya bisa di tambah pada jadwal hari lainnya. Misalnya pada hari Senin dan Selasa masuk les, sedang hari Rabu tidak. Jadi boleh saja aja masuk di hari jadwal kedua (Kamis, Jum'at atau Sabtu) pagi, siang atau malam. Untuk menggantikan sisa hari yang tidak bisa hadir.
Bagaimana kalau yang lesnya full dari Senin sampai Sabtu, tetapi terkadang ada 1 atau 2 hari tidak bisa mengikuti les? Apakah boleh diganti harinya?
Boleh ya... Karena kita buka jadwal lesnya dari Senin sampai Sabtu dari pagi, siang dan malam. Jadi untuk yang full pagi, kalau ada hari yang tidak bisa hadir ke les, boleh diganti masuk ke jam siang atau malam sebanyak sisa hari yang tidak masuk les. Misalnya 2 atau 3 kali tidak bisa masuk pagi, ganti saja dengan masuk siang atau malam sebanyak jumlah hari yang tidak hadir. Disesuaikan saja dengan jadwal lesnya kalau seminggu masuk 3 kali harus sampai 3 kali masuk ya walau nanti jadwal lesnya tidak beraturan. Dan yang masuk les seminggu 6 kali juga begitu.
Bolehkah anak-anak bawa makanan dan minum ke tempat les?
Sangat boleh sekali, dan untuk minum sangat dianjurkan harus dibawa.
Jadi konsepnya dalam belajar di rumah ilmu itu, santai tapi serius dalam belajar. Jadi anak-anak yang sudah masuk les, tidak diizinkan pulang sebelum ada ilmu yang dipelajari dari tempat les. Baik pelajaran sekolahnya (membaca, menulis, berhitung, PR, dan pelajaran selanjutnya yang akan dipelajari di sekolah),mengaji dan hafalan Al-Qur'an/hadist pendek, bekal ilmu tentang tingkah laku yang baik.
Insya Allah, semoga Allah kuatkan niat ini dan Allah berikan kesehatan juga kemudahan dalam mendidik anak-anak semua. Aamiin ya Allah 🤲

Komentar
Posting Komentar